Thursday, 27 August 2009



Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna

Selangkah demi selangkah
Setahun sudah pun berlalu
Masa yang pantas berlalu
Hingga tak terasa ku berada
Di bulan Ramadhan semula

Puasa satu amalan
Sebagaimana yang diperintahNya
Moga dapat ku lenturkan
Nafsu yang selalu membelenggu diri
Tiada henti-henti

Tak ingin ku biarkan Ramadhan berlalu saja
Tuhan pimpinlah daku yang lemah
Mengharungi segalanya dengan sabar
Kita memohon pada Tuhan diberikan kekuatan
Ku merayu pada Tuhan diterima amalan

Selangkah demi selangkah...
Dengan rahmatMu oh Tuhanku...
Ku tempuh jua

Tuesday, 25 August 2009


DAMN ORG PUTIH... What daaa Fu*k you are? apakah peluang yang dibagi pada pekerja luar tapi apabila balik ke negeri sendiri macam ceritanya arah kawanya... apa kes? talam dua muka jua banar... tapi ani kenyataan dari seorang ASKAR yang pernah berkerja dibrunei dan ini adalah kata-kata yang dilemparkannya di internet... mahu tahu... kita lihat....
Story photo: Coroner says Jackson died from lethal dose of propofolMichael Jackson waves to supporters as he leaves the Santa Barbara County Courthouse after he was found not guilty in Santa Maria, June 13, 2005. REUTERS/Gene BlevinsReuters

HOUSTON (Reuters) - Pop star Michael Jackson died from a lethal dose of the powerful anesthetic propofol given in a cocktail of drugs, leading authorities to suspect his doctor of manslaughter, court documents showed on Monday.

The "Thriller" singer suffered cardiac arrest and died on June 25 at age 50. Since then, an investigation by state and federal agencies have focused on Conrad Murray, Jackson's personal doctor who was at his bedside the day he died.

The findings, contained in a warrant to search Murray's home and offices, paint a picture of an insomniac pop star who could not sleep without heavy medication. Jackson sought out propofol -- routinely used to sedate patients and anesthetize them before surgeries such as a colonoscopy -- and called it his "milk."

"The Los Angeles Chief Medical Examiner-Coroner, Dr. (Lakshmanan) Sathyavagiswaran, indicated that he had reviewed the preliminary toxicology results and his preliminary assessment of Jackson's cause of death was due to lethal levels of propofol (diprivan)," according to a warrant to search Murray's offices issued by California.

The document was unsealed and released by the Harris County District Clerk in Houston, where Murray has an office. U.S. agents raided the office on July 22.

In an affidavit seeking the warrant, Houston police officer E.G. Chance said U.S. agents had gathered "items constituting evidence of the offense of manslaughter that tend to show that Dr. Conrad Murray committed the said criminal offense."

Murray's attorney, Ed Chernoff, was not available to comment.

In a statement, a representative said Jackson's family has "full confidence in the legal process, and commends the ongoing efforts of the L.A. County Coroner, the L.A. District Attorney and the L.A. Police Department."

Murray, who was with Jackson on June 25 administering drugs to ease the pop star to sleep, gave him a range of medication including a 25-milligram dose of propofol via an intravenous drip at 10:40 a.m. PDT, the state search warrant said.

Jackson was "very familiar" with propofol and referred to it as his "milk" because of its milky appearance, the warrant said. Murray, who had been treating Jackson for about six weeks leading up to his death, was worried that Jackson was addicted to propofol. Murray was trying to wean him off the drug by giving him smaller doses, it said.

Jason Hymes, an assistant clinical professor at the University of Southern California who is not associated with the case, said the drug was a true anesthetic. "You administer it to somebody and then operate on them ... This concept of giving somebody a general anesthetic for sleep disturbance strikes me as just bizarre and astoundingly inappropriate."

In the early hours of June 25, Murray also gave Jackson doses of anti-anxiety medications Valium and Ativan and sedative Versed, the filing said.

Jackson went to sleep after Murray gave him the propofol, and Murray stayed by his side for about 10 minutes, then left "to go to the restroom and relieve himself," the search warrant said.

Murray was out of Jackson's room for about 2 minutes and when he returned, Jackson was no longer breathing, the warrant said.

(additional reporting by Alex Dobuzinski in Los Angeles)

(Reporting by Chris Baltimore; Editing by Cynthia Osterman)

Gerai Ramadhan di Kuala Belait...






Sunday, 16 August 2009







Thursday, 13 August 2009






Tuesday, 11 August 2009

The best book ever. This book is to reveal the secret about our life and open our mind how to us it. i recommended this book who got many problem and they try to avoid the problem. other then that this book teach us how use the Law Of Attraction. we can attract somethings we want.. its nice to have it..
freedom? Break free? its very nice to our life and very great. Ini adalah sesuatu yang orang lain mahu dalam hidup. Jauh dari STRESS, MASALAH, HUTANG, KESESAKAN dan sebagainya. kadang-kadang kita sendiri berfikir tidak mahukan perkara tersebut hadir pada hidup kita tapi secara tidak langsung kita sendiri yang menjemput nya kedalam hidup kita. Sekarang cuba fikirkan kebebasan ada dalam hidup kita mempunyi wang yang banyak dan bebas kemana-mana. bukan kah itu seronok? inilah yang difikirkan pada orang-orang yang ingin kan bebas terutama dari golongan orang yang kaya. Jadinya mulai sekarang mari kita fikirkan perkara yang boleh bebaskan kita walaupun ianya hanya berimiginasi tetapi ianya akan terjadi kalau kita usahakan.... Jadi nya berani untuk kepercayan semua itu...

Sunday, 9 August 2009

Dream House





Tuesday, 4 August 2009




CROW HERO 2 is Sold out. Sebuah cerita yang ganas dan gengster. Pada filemnya yang pertama Crow Hero banyak aksi-aksi yang ganas dan yang hebat-hebat. Filem ini dibintangi artist dari Japan. Mengisahkan budak sekolah yang ingin mengesuai kawasan. Filem aksi yang hebat dan ianya pasti membuat anda terpegun...

What Happen to Belait...

Belum lagi Virus yang merebak melalui angin iaitu INFLUENZA H1N1 habis kini Dearah Belait dilanda Jerebu yang boleh dikatakan teruk akibat daripada kebakaran yang melibatkan hampir 40hectre dikawasa Anduki dan Agis-Agis (Sungai Liang). Kebakaran ini berlaku dari pada tempat kawasan tembak Gurkha di Agis-agis. Dipercayai tempat kawasan tembak itu mengalami sedikit kebakaran dikawasan bawah tanah. Ini mungkin sukar untuk pihak Bomba & penyelamat untuk mengenal pasti dimana punca kebakaran itu. Ini membuatkan kebakaran yang berlaku pada 01.08.09 (sabtu) semakin merebak. Pada 02.08.09(selasa) kejadian berlaku lagi di kawasan Anduki yang melibat kan kawasan hutan. ini dipercayai hasil dari pembakaran secara terbuka.

Sekarang keaadaan Dearah Belait semakin teruk hingga boleh mengaburi kawasan jalan di waktu siang dan ada aura-aura mengatakan negara jiran kita Serawak pun juga mengalami keadaan yang sama. sekarang keadaan semakin teruk dan mungkin makan masa lama untuk pulih.....